KEBALANPELANG – Belajar mengenal organ tubuh tidak harus selalu dilakukan dengan membaca buku dan menghafalkan nama-nama organ. Untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, mahasiswa Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya mengajak siswa kelas 4 MI Tarbiyatul Athfal, Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, untuk mengenal organ tubuh melalui media puzzle interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 28 Juli 2026 yang diikuti oleh 15 siswa dan dikemas dengan suasana belajar yang interaktif agar siswa dapat memahami materi sekaligus aktif terlibat selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan dimulai dengan pengenalan singkat mengenai berbagai organ tubuh, mulai dari nama, fungsi, hingga peran pentingnya dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Penyampaian materi dilakukan secara sederhana dan komunikatif agar mudah dipahami oleh siswa. Setelah mendapatkan gambaran mengenai organ tubuh, siswa kemudian diajak untuk belajar melalui permainan puzzle.
Siswa dibagi menjadi lima kelompok, dengan masing-masing kelompok terdiri atas tiga orang. Setiap kelompok mendapatkan puzzle yang memuat gambar organ tubuh beserta informasi mengenai fungsi dan karakteristiknya. Dengan penuh antusias, siswa bekerja sama menyusun potongan-potongan puzzle hingga membentuk gambar organ secara utuh. Tidak hanya sekadar menyusun gambar, setiap kelompok juga diajak berdiskusi dan mencocokkan organ dengan fungsi yang tepat sehingga proses bermain sekaligus menjadi proses belajar.
Keseruan tidak berhenti setelah puzzle berhasil disusun. Untuk mengetahui sejauh mana materi dapat dipahami oleh siswa, kegiatan dilanjutkan dengan post-test. Beberapa pertanyaan ditampilkan melalui papan, kemudian setiap siswa memperoleh lembar jawaban untuk mengerjakan soal secara mandiri. Pertanyaan yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan fungsi organ, tetapi juga mencakup deskripsi dan keunikan organ tubuh yang sebelumnya telah diperkenalkan. Dengan begitu, siswa diajak untuk mengingat kembali materi sekaligus menunjukkan pemahaman mereka setelah mengikuti rangkaian kegiatan.
Melalui kombinasi penjelasan, permainan puzzle, diskusi kelompok, dan post-test, pembelajaran mengenai organ tubuh menjadi lebih aktif dan tidak monoton. Siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga belajar dengan melihat, menyusun, berdiskusi, dan mengingat kembali materi yang telah dipelajari. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa mengenal tubuhnya dengan lebih baik sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu terhadap ilmu pengetahuan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
Program edukasi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa MMD Universitas Brawijaya dalam mendukung terciptanya pembelajaran yang kreatif dan berkualitas di Desa Kebalanpelang. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan SDGs Desa poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui penerapan pembelajaran interaktif yang mendorong siswa untuk lebih aktif, komunikatif, dan terlibat dalam proses belajar.