You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kebalanpelang
Kebalanpelang

Kec. Babat, Kab. Lamongan, Provinsi Jawa Timur

KEBALANPELANG HEBAT BERMARTABAT PEMERINTAH ADIL, RAKYAT MAKMUR SEJAHTERA " KEBALANPELANG HEBAT BERMARTABAT "

Mahasiswa MMD UB Dampingi Pelaku UMKM di Desa Kebalanpelang Lewat Pencatatan Keuangan Berbasis Spreadsheet, Dorong Usaha Lebih Rapi dan Berkelanjutan

ABDUR ROMADLONI 19 Agustus 2026 Dibaca 1 Kali

KEBALANPELANG – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kebalanpelang, Kecamatan Babat, mendapat pendampingan digitalisasi pencatatan keuangan dari mahasiswa Universitas Brawijaya yang tergabung dalam program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) kelompok 55. Program ini digagas sebagai upaya membantu para pelaku UMKM desa mengelola arus kas usahanya secara lebih rapi, transparan, dan mudah dipantau, tanpa harus bergantung pada pencatatan manual yang rawan tercecer atau hilang.

Rangkaian kegiatan diawali pada Selasa (28/07) dengan sosialisasi bersama Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mengenai urgensi digitalisasi UMKM, yang dilaksanakan bertempat di Panti PKK Kebalanpelang. Dalam sesi ini, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) memaparkan akan pentingnya digitalisasi bagi para pelaku UMKM yang ada di Desa Kebalanpelang, mulai dari pemanfaatan penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk pembuatan logo dan juga poster produk UMKM, kemudian pemanfaatan pemasaran produk melalui Online Shop seperti Tokopedia, TikTok Shop, dan Instagram. Hal itu diperlukan untuk menuju sistem digital yang lebih efisien bagi keberlangsungan usaha pelaku UMKM yang ada di desa.

Program kemudian dilanjutkan pada Kamis (30/07) dengan kegiatan inti berupa pendampingan, pelatihan, serta distribusi template laporan keuangan kepada para pelaku UMKM. Mahasiswa mendatangi pelaku usaha secara langsung untuk memperkenalkan template pencatatan keuangan berbasis Google Spreadsheet yang telah dirancang khusus menyesuaikan kondisi usaha mikro di desa, mulai dari pedagang makanan dan minuman hingga usaha rumahan lainnya. Template ini dirancang sederhana dengan kategori transaksi yang disesuaikan kebutuhan sehari-hari pelaku usaha, seperti Penjualan, Pembelian Stok/Bahan, Gaji Karyawan, dan Sewa, sehingga pemasukan dan pengeluaran usaha dapat tercatat rapi dan rekap keuangannya terhitung otomatis.

Pendampingan dilakukan secara personal dari rumah ke rumah agar setiap pelaku UMKM benar-benar memahami cara mengisi transaksi harian, membaca rekap otomatis, hingga mengoperasikan template melalui HandPhone masing-masing. Pendekatan langsung ini dipilih mengingat sebagian besar pelaku UMKM di desa lebih terbiasa menggunakan ponsel dibandingkan komputer/laptop, sehingga template turut disesuaikan agar tetap mudah diakses dan dioperasikan melalui layar HandPhone.

Melalui program pendampingan dan pelatihan pencatatan keuangan berbasis Spreadsheet ini, mahasiswa MMD UB kelompok 55 berharap para pelaku UMKM di Desa Kebalanpelang dapat lebih mudah memantau kondisi keuangan usahanya secara real-time, sehingga mampu mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat dan usahanya dapat berkembang secara berkelanjutan. Program ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendorong transformasi digital di tingkat UMKM desa yang sejalan dengan SDGs 8: Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image